Denda 9,5 Triliun: Pukulan Telak Buat Samsung

Posted: 5 Oktober 2012 in Artikel

Apple vs Samsung

Pukulan Telak Buat Samsung

Samsung akhirnya diputuskan bersalah oleh juri di pengadilan California AS dan diharuskan membayar denda sebesar 1,05 Milyar USD atau sekitar 9,5 Triliun Rupiah kepada Apple karena dinilai telah meniru tanpa izin desain dari Apple. Padahal beberapa hari sebelumnya Samsung juga divonis bersalah oleh pengadilan Korea Selatan untuk kasus sengketa paten. Kekalahan di Korea Selatan dan AS ini benar-benar merupakan pukulan telak buat Samsung.

Samsung sendiri berkomentar bahwa kekalahannya di AS juga sebagai kekalahan konsumen di AS karena dengan kalahnya Samsung, hal itu diprediksi akan menaikkan harga smartphone di masa depan karena minimnya persaingan.

It is unfortunate that patent law can be manipulated to give one company a monopoly over rectangles with rounded corners, or technology that is being improved every day by Samsung and other companies. Consumers have the right to choices, and they know what they are buying when they purchase Samsung products. This is not the final word in this case or in battles being waged in courts and tribunals around the world, some of which have already rejected many of Apple’s claims. Samsung will continue to innovate and offer choices for the consumer.

Namun, Samsung kemungkinan akan mengajukan banding atas kekalahan pertamanya di peradilan California AS. Oleh karena denda tersebut bukan satu-satunya kerugian yang akan dialami oleh Samsung. Kerugian yang paling berat adalah akan dilarang beredarnya beberapa gadget buatan Samsung di AS. Hal ini tidak menutup juga terjadi pada gadget-gadget Android lainnya.

 

Via: CNET

Beri Komentar Disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s